Maaf ya, lagi-lagi blog ini harus rehat untuk beberapa saat sampai batas waktu...gak tau deh.
New post coming soon.




Penonton berharap apalagi yang bisa disaksikan untuk sekual kesekian kalinya dari film ini, yang bikin juga sepertinya sudah kehabisan ide untuk menampilkan yang baru. Yah, jadinya yang keempat ini seperti yang pertama, kedua, dan ketiga, gak ada yang baru. Capt Jack Sparrow kali ini melanglang buana sendiri tanpa ditemani Orlando Bloom dan Keira Knightley, makin terasa sepi, kehadiran Penelope Cruz juga terasa tidak cukup. Satu hal yang patut disyukuri adalah kali ini tidak selama dan semenjemukan film ketiganya.
"Caesar is home", film yang sangat memanusiakan para kera. Sudah banyak film yang menceritakan perjuangan manusia, kisah perjuangan primata? mungkin hanya ini. Waktu kecil si Caesar ini sangat menggemaskan seperti Curious George, udah gede malah jadi pembangkang bukan hanya kepada tuannya tapi kepada seluruh umat manusia. Bisa jadi film kampanye yang cocok untuk penyelamatan orang utan dan bangsa kera yang terancam punah, kalau mereka tidak diperlakukan dengan baik bisa jadi suatu saat akhirnya mereka melawan kita manusia. Angkat empat jempol kera untuk penampilan Andy Serkis sebagai Caesar, cukup dari sorot matanya sudah tampak amarah dan dendam bangsa kera.
Mutant and proud. Begini seharusnya mereka membuat film X-Men dari dulu. Trilogi yang sudah ada masih kurang bagus, ditambah lag spin-off Wolverine yang masih tidak cukup bagus untuk "kurang bagus". Over exposure of mutant super power is cool, terlalu banyak aksi kadang menjadi bulan-bulanan karena ceritanya yang seringkali memble, di sini kekuatan mutant diimbangi dengan cerita yang baik pula. Mutant mana yang paling digdaya di sini selain Magneto, dari mengangkat kapal selam, membelokkan wajan raksasa, sampai menghentikan peluru kendali, unjuk kekuatan yang memuaskan. Kita jadi tahu bagaimana asal-usul seorang Magneto, bagaimana Mystique bisa begitu betah terhadapnya, kelumpuhan Prof Xavier, hingga lahirnya Beast. Sayang angkatan pertama X-Men kok kayaknya masih cupu-cupu ya, bukannya harusnya ada si Cyclop?!?
Dua single terbarunya Ken Hirai Aisiteru (kanan) dan Itoshiki Hibi Yo (kiri). Sudah tiga single berturut-turut sejak "Boku Wa Kimi ni KOi O Suru" semuanya mellow. Lagu yang sedikit menghentak dikeluarkan di musim panas, jadi wajar saja dengan ketiga single itu yang masih mellow (lagian bukankah ini yang menjadi senjata pamungkasnya Ken Hirai). Tapi ya bila dibandingkan dengan lagu-lagu mellow di album-album terdahulu, lagu-lagunya yang sekarang ini seperti sudah bekurang kekuatan magisnya (in lagu atau mantra ya). Yang dulu-dulu itu punya kekuatan cerita yang kuat dalam lagu-lagunya, seakan-akan ada soundtrack untuk setiap suasana galau (sedih ya gak ada yang buat senanag-senang). Jadi, kalau dengarkan lagu-lagu yang sekarang sepertinya hanya pengulangan yang dulu-dulu (udah ketahuan jurusnya). Bagaimanapun juga masih tetal sangat layak untuk didengarkan. Hey, ini hanya pendapat pribadi kok.
Termasuk cepet persebaran film ini ke daerah-daerah, kirain sampai perlu nunggu berbulan-bulan. Tanpa banyak basa-basi, let's start decoding the Source Code.